Lewati ke konten utama
Bikinbag

Tas Promosi untuk Branding: Tiga Pola dari Pesanan Ulang

Ditulis tim produksi Bikinbag

Tas PVC custom bersablon merek

Kami tidak bisa mengukur apakah sebuah tas promosi berhasil membangun merek. Yang bisa kami lihat adalah siapa yang memesan lagi tahun berikutnya, dan siapa yang tidak. Dari situ muncul tiga pola, dan bedanya bukan di anggaran.

Pola 1 — tas sebagai wadah (dipesan ulang)

Tas dibagikan berisi sesuatu yang orang memang butuh bawa: dokumen seminar, sampel produk, belanjaan di pameran. Logo ada di badan tas, tapi tas itu punya pekerjaan lain lebih dulu.

Klien di pola ini hampir selalu kembali. Alasannya sederhana: tas yang punya pekerjaan tidak dibuang setelah acara, karena membuangnya berarti kehilangan wadahnya.

Pola 2 — tas sebagai barang jualan (dipesan ulang, jumlah naik)

Tas dijual atau dijadikan bonus pembelian, bukan dibagikan gratis. Kafe, toko baju, penerbit. Yang menarik: tas di pola ini justru dipesan dengan bahan lebih baik, karena pembeli menilai barang yang dia bayar.

Pesanan ulang di pola ini biasanya naik jumlahnya, dan ini satu-satunya pola yang kami lihat tumbuh sendiri tanpa didorong.

Pola 3 — tas sebagai media promosi murni (jarang dipesan ulang)

Tas dibagikan gratis dengan logo sebesar mungkin dan tanpa isi. Anggaran ditekan ke harga per pcs terendah, jumlahnya dimaksimalkan.

Ini pola yang paling jarang menghasilkan pesanan kedua. Bukan karena tasnya jelek — karena tas yang tidak punya pekerjaan tidak dipakai, dan tas yang tidak dipakai tidak pernah terlihat oleh siapa pun setelah hari pembagian. Ukurannya nol dan itulah yang dirasakan pemesannya setahun kemudian.

Yang membedakan tiga pola itu, diringkas

Pola 1 wadahPola 2 barang jualanPola 3 media murni
Isi saat dibagikanadadibelikosong
Ukuran logosedangkecil / labelsebesar mungkin
Bahanmenyesuaikan isinaik kelastermurah
Pesanan ulangseringnaikjarang

Kalau anggaran Anda tetap

Yang kami sarankan bukan menaikkan anggaran, tapi memindahkannya: kurangi jumlah, naikkan mutu, dan pastikan tas dibagikan dalam keadaan berisi. Lima ratus tas yang dipakai setahun lebih sering terlihat daripada dua ribu tas yang berhenti di laci minggu pertama — dan lima ratus itu juga yang orangnya masih ingat saat Anda menghubunginya lagi.